Arti setiap detik
Merasakan indahnya di dalam
alur cerita kehidupan ini, bahagia bersama hal yang sangat berarti. hal yang semula ku rasa sangat tidak begitu
bermakna, semua seperti berubah bermula
dari kekosongan yang akhirnya telah berpenghuni. Hari demi hari yang
terlewatkan dengan suasana baru, dan semangat baru. Semangat yang baru ku
temukan saat waktu telah berjalan lama.
“Brukkkk..” bak
suara bom atom yang menghampiriku dan seolah olah hampir membuat jantungku
copot tiba tiba. “heyyy,, ngelamun aja mikirin apa kau”
suara lembut itu terdengar olehku, yang
sedikit masih dalam hanyutnya lamunan “ehh,, enggak papa” jawabku singkat
kepadanya, yaa dia grace sahabatku yang paling dekat denganku danyang paling
mngenaliku.
“ahh kau selalu
begitu, kapan mau cerita sama temen sendiri udah hampir tiga tahun kita sama
sama di sekolah ini,sekelas tahun depan belum tentu kita bisa kumpul kaya gini
lagi, come on kalo mau cerita aku siap dengerin kok” ucapnya yg sedikit kecewa
mendengar jawabanku tadi
. “iyaa aku pasti
cerita kok nanti, tapi percaya aku tidak apa apa” jawabku yang sedikit menenangkan
dari dugaanya terhadap ku, ntah kenapa hingga sekarang akupun juga masih
bingung dan masih belum yakin dengan apa yang tejadi. Yaa semua pasti ada waktunya
kok.
“terserah mu deh,. Oiya minggu depan kita udah
try out gimana udah ada persiapan,??” Tanya grace padaku “udah lumayan, harus
banyak nih persiapan kita yaa walaupun masih try out ,” jawabku
“wiiihh.. yaa
harus dong ini try out terakhir, itu hidup dan mati buat kita” ucap grace yang
sedikit mengajakku untuk bercanda.. “hidup dan mati, kek mau perang aja kau”
ucapku yang sedikit meledeknya
“hhaha,, ya nggak
gitu juga keles kan bisa gitu, kita buat tolak ukur seberapa kemampuan kita
sampai sekarang inget inget ini udah terakhir kita santai-santai di depan
kertas itu, ahh gak serulah kau ” ucap grace sembari mnegerutkan dahinya hari
itu sangat menyenangkan bagi kita dengan obrolan-obrolan hangat antara kami
berdua seakan melupakan setiap hal yang membebani kami. Termasuk rasa penasaran
grace terhadapku
***
Hari demi hari
kita lewati bersama dengan canda tawa setiap hal yang terjadi seakan akan tidak
pernah absen untuk saling kita ceritakan, kita saling berkata dan mendengarkan
satu sama lain, sakan dunia ini hanya milikku dan grace saja,tidak pernah
sekalipun kita melewatinya dengan duka yang berlebih, yaa walaupun tidak jarang
antara kita ada sedikit pertengkaran tetapi itu pun juga tidak pernah
berlangsung lama antara kami berdua.
Jam sudah menunjukkan
pukul 13.00 siang itu tidak terlalu panas karna semilir anginpun masih dapat di
terjemahkan oleh kulit ini. “Grace kemarilah..” dalam ujung pandang tiba-tiba
ku melihat grace yang sudah keluar dari ruang try out.
“haii… gimana try
outnya ??” Tanya grace yang sudah berada tepat di depanku “waah,, lumayan
menguras fikiran, tetap yakin dong” ucapku menanggapi pertanyaan grace
“udah try out
terakhir, yuk kita nyantai kita jalan-jalan lama nih semenjak kita kelas XII
kaya hampir lupa,rasanya angin luar” ledek grace padaku “iyaa.. kita refreshing
tinggal nunggu UN kita,Dan semoga kita lulus dengan hasil yang memuaskan nanti.udah
Ga sabar pengen lanjutin bakat terpendam ini” ucapku padanya
“yakin kau mau
ngambil arsitek, emang kau nggak bakal kangen gitu sama sahabatmu yang cute ini
secara kata orang kita kan lengket banget nggak dielas ngga diluar udah kayak
surat sama perangko aja ” ucap grace tiba-tiba, dengan gaya sok cutenya itu
“yakinlaah,, yaa mungkin kita nggak nerusin di jurusan yang sama tapi kan kita
tetap satu universitas kali tetep kita
sahabatan nggak ada yang bisa gantiin kau, kau kan sahabat yang limited edision.! udah jalan yuk” ucapku
sembari mengajaknya
Hari ini kita
benar – benar merasakan dunia kita yang dulu dunia pada saat kita masih
menduduki kelas X dan XI, dan ini waktu yang tepat buat aku cerita sama grace
tentang hal yang aku janjikan waktu itu,, “hmm.. grace aku mau cerita yang
waktu itu” ungkapku
“iya, cerita aja
kali kita sambil nyantai disini” ucap grace sambil memakan snack yang ada di
tanganya. “maaf sebelumnya, aku ga pernah cerita ini denganmu grace aku masih
nunggu waktu yang tepat aja,buat jujur dan kali ini aku mau jujur” ucapku yang
sedikit bertele tele “emang kau nyembunyiin apa dariku ?? bukanya selama ini
kita saling terbuka dengan satu sama lain ??” sedikit mengerutkan dahinya, yang
Nampak cemas “sebenernya akhir – akhir ini aku deket sama dia grace” ucapku
lirih
“kamu deket sama
seseorang, siapa ?? siapa ? dia,,maksudnya dia siapa ?? “ grace pun mulai
serius menanggapi perkataanku “iyaa, grace dia anak sebelah yang dulu kmu
sering certain” ucapku sedikit ragu… “maksud kamu ?? dia”
“iya grace, maaf
aku baru bias jujur sekarang ta..tappiiiiiiii itu ngga seperti yang terbesit d
fikiranmu kok “ ucapku yang sangat merasa bersalah yaa.. dulu dia memang sempat
dekat dengan sahabatku ini, tapiitu tidak berjalan dengan lama
“ohh..jadi itu”
jawab grace singkat
“ii.. iyaa kamu
marah denganku maaf sebelumya grace, aku nggak nyangka kalau bakal gini aku
nggak pernah berharap seperti ini, jujur aku lebih menghargai pesahabatan kita”
ucapku
“ohh.. gitu, maaf
aku harus pulang dulu” ucap grace yang mengalihkan pembicaraan, tanpa mendengar
penjelasan ku grace pergi betu saja.. yaa aku tau ini memang membuat grace marah tapi aku tidak
bisa menyembunyikanya terus menerus
***
Hari demi hari
telah ku lewati, sejak hari itu aku merasa pertemanan ku dengan grace mulai
menjauh, bahkan grace pun sering mengabaikanku saat aku ingin berbicara
denganya, yang selalu beralasan sibuk dengan hal yang akupun tidak atu apa itu.
ntahlah tidak pernah sedikitpun terbesit dalam fikiranku kalu grace bakal
seperti ini persahabatan yang udah berlangsung lama ini akan menjadi begini di waktu waktu akhir
kita bersama berjuang .. hari hari kita berubah semenjak itu memang tidak ada
kata marah yang ditunjukkan grace pada saat itu, tapi aku yakin dia benar benar
kecewa denganku.. andai waktu dapat diputar aku ga akan berusaha menjauh dari
masalah ini, yang membuatku dengan grace seolah olah tidak saling mengenal
“Grace nanati
sore jalan yuk kita refreshing” pesan singkat yang ku kirimkan pada grace yang
hari ini tak terlihat di kelas.. dan Nihil grace tak kunjung menjawab pesanku
“grace tolonglah
jangan begini, mau ampai kapan kau marah denganku. Aku tau kau marah denganku
tapi setidaknya dengerin dulu penjelasanku ini nggak seperti yang kau fikirin.
Grace tolonglah” … pesan ku kirimkan pada grace lagi berharap dia membalasnya,
tapi harapan tinggal harapan nihil dia tdk membalasnya juga ..
***
Besok lusa udah
UN . Hari yang sangat ku tunggu-tunggu dengan grace, berharap dia mau
memaafkanku sebelum ini.apakah dia mau memaafkanku ntahlah.. semoga saja
“drrrrrrrrrrttt,..drrtttttttttttt” getar handphone ku yang tiba-tiba memudarkan
,bayangan harapan harapan ku terhadap grace
“1 massage from
Grace” itulah sekilas notifikasi yang ku baca di atas layar handphone ku,
“haaaa.. grace” sontak saja aku kaget melihatnya ,, lalu dengan cepat kubuka
pesan itu
“semangat, semoga kamu berhasil minggu depan
kamu pasti bisa” pesan singkat dari grace yang sedikit aneh menurutku, ahh tapi
ntahlah itu mungkin hanya perasaan ku saja . karna sudah lumayan lama kita tdk
komunikasi. Dan aku menjawab pesan grace tadi dengan berharap dia pun akan
membalasnya, tapi ternyata dia tidak membaalasnya juga
***
Hari ini hari
yang sudah aku tungu sudah banyak persiapan yang ku lakukan, yaa tepat hari ini
UN telah di laksanakan, grace tiba tiba aku teringat padanya, aku belum
melihatnya hari ini kita memang tidak satu ruangan sama seperti try out
sebelum-sebelumnya grace walaupun dia
masih belum bisa seperti dulu lagi denganku, ntahlah semoga grace bisa memahami
ku pada saatnya nanti,
Jam sudah
menunjukkan pukul 07.00 dan 15 menit
lagi ujian akan dimulai
“Grace, semoga sukses untuk hari ini SEMANGAT”
pesan ingkat yang ku kirimkan padanya sebelum aku masuk ke ruangan. Hari ini
harapan itu tidak sesuai dengan apa yang ku bayangkan
saat aku dan
grace bisa saling mensupport tapi apa daya, semua sudah terjadi yaa semoga
kejadiaan ini tidak berefek kepada grace maupun aku nantinya.
“teett ..
teeettttt” bel telah berbunyi tanda bahwa waktu ujian telah selesai, segera
bergegas aku untuk pulang, untuk segera beristirahat dan mempersiapkan ujian
besok,
Lelah sekali hari
ini biasanya ada teman yang selalu ada di sampingku tapi tidak untuk kali ini,
sudahlah mungkin memang semua terjadi begini adanya tapi grace, yaa dia akan
selalu jadi sahabatku
***
ujian sudah berlangsung
dengan lancar beberapa hari ini, dan tepat hari ini adalah hari terakhir, yaa
hingga saat ujian terakhir ini sudah berlalu aku masih teringat pada grace aku masih
penasaran denganya, kemana ia aku tak pernah melihatnya, khawatir denganya
“Drrrtttt..drttttttttttttt” tiba-tiba handphone ku bergetar dan sontak
saja mengagetkanku “Assalamu’alaikum
tante” ucapku dan kami memulai percakapan “iya tante, saya masih di sekolah,
iya sudah pulang kok ,, iya saya nnti kesana tante” ternyata ibu grace yang
menelfonku dia menyuruhku aku kesana dan bergegas aku pergi kerumah grace
“assalamu’alaikum
tante..” ucapku seraya mengetuk pintu “iyaa.. wa’alaikumsalam’ seraya membuka
pintu dan memperslahkanku masuk, akhirnya kamipun mengobrol banyak,hingga
membicarakan grace, tanpa ku duga ternyata semua yang terjadi tidak seperti
yang ku bayangkan, air mataku tiba-tiba mengalir begitu saja, setelah mendengar
cerita dari ibunya, yaa ternyata minggu-minggu terakhir ini aku tidak melihat
grace dia menyembunyikan hal seperti itu terhadapku grace ternyata dia pindah
ke Jakarta dia disana untuk berobat terhadap penyakitnya, “grace kenapa dia
tidak cerita denganku tante ??” ucapku dengan air mata yang terus mengalir haru
“Tante tidak tau,
dia bilang kepada tante dia tidak ingin ada yang tau tentang sakitnya tapi
yakinlah nak, grace tidak bermaksud buat menyembunyiin hal yang sebesar ini
padamu.. oiya sebelum grace berangkat ke Jakarta ia menitipkan surat ini kepada
tante, dia untuk disampaikan ke kamu nak setelah kamu selesai UN” ucap tante
seraya menahan air matanya yg terus mengalir (lalu kubaca surat dari grace)
betapa terkejutnya aku grace dia benar-benar menyembunyikan sakitnya dariku kan
dan dia menuliskan bahwa dia tidak marah dengan rahasia ku, dia senang jika
melihatku senang
Grace maafkan aku
yang tidak bisa membantu mu,dikala kamu sakit aku tidak bisa menemanimu, ku
do’akan semoga di sana kamu cepat diberi kesembuhan, semoga kita bisa segera
bersama lagi, kamu tetap akan menjadi sahabatku grace.. sekarang dan selamanya
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar